Toko Buku Islam Online Murah Berhadiah | Toko Muslim  | Jual online| Agama Islam| Toko Buku | Buku Online | Buku Islam -  Islamic store Online |  Murah | Grosir dan Eceran
Bukuilmu.com Menjual Buku-Buku Islam Berkualitas, murah, serba diskon, baik grosir maupun retail. Selamat Berbelanja, semoga Berkah. Amin
Login
Shopping Cart
shopping cart
Categories
Newsletter
Testimonial
Budiman
Assalamualaikum. Alhamdulillah buku pesanan Atlas Walisongo sudah saya terima. Terima kasih atas pelayanan yg responsif & cepat. Semoga bukuilmu.com semakin maju. Salam

Suryanugraha (Ciputat)
Bukunya sudah saya terima. Sukran

Erdinawati
Assalamu alaikum ww. Paket Sovenir almatsuratnya sdh nyampe, terimakasih

Tanti
Alhamdulilah.. buku pesanan cepat banget sampenya kirim tgl 18 nov, tgl 19 sdh sampe. Harga buku jg relatif lbh murah dr lainnya. Smg bukunya byk memberi manfaat. Jazakumullah.

Pandji Aryorifa

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَ... detail


BAYU
[URL]
bkunya benar2 komplit harganya terjangkau selainitu adminya juga ramah, bnr2 recomended seller

REDZUAN RAFIE
Asslam, Saya nak lihat 5-7 mukasurat isi dalam buku Ensiklopedia Hadiths

REDZUAN RAFIE
Assalam, Saya nak lihat 5-7 mukasurat isi di dalam buku tersebut

Apung
Terimakasih buku sudah sampai

Asmara putra sejati
Mau beli buku fiqih empat madzhab penerbit hasyimi gmn caranya ya?minta no telfnya dong..trimakasih

Sunarno (AHM Sunter)
Alhamdulillah paket sudah sampai Ust, jazakallah Khairan

Ares (Payakumbuh)
Alhamdulillah bukunya sudah ana terima dengan baik... Sukron jazakumullah khair..

Ivan dika sapri
Assalamu'alaikum wr.wb Pak buku kumpulan hadist shahih bukhari muslimbya sudah diterima Trima kasih, jazakumullah...sisa kekurangannya dikirim besok

Ahsan
[URL]
Kalau ke surabaya berapa ongkirnya ? Bukunya bagus bagus ^_^

Soufyan (Wisma IKPT - Tebet)
Assalamu alaikum. Pak. Kiriman sudah saya terima. Terimakasih juga atas bonusnya. Soufyan

Sigit S (Sampoerna Strategic Square-Semanggi)
Assalamu 'Alaikum warahmatullah wabarokatuh, Buku pesanannya sudah sampai pak. Terima kasih. Salam, Sigit

» lihat testimonial
» isi testimonial
USD Calc
US$ x Rp. 14,000 =
Rp.  

#147 of 159 | prev product Prev - Next next product
printer email

product arrow Kelembutan Hati dan Air Mata Orang-Orang Shalih. Ibnu Quddamah. Pustaka Azzam

Kelembutan Hati dan Air Mata Orang-Orang Shalih. Ibnu Quddamah. Pustaka Azzam
Price Rp 237.000
Rp 189.000
Beli

Kelembutan Hati dan Air mata Orang-Orang Shalih
Judul asli : Ar Riqqah wa Al Buka’
Penulis : Imam Ibnu Qudamah  - rahimahullah-
Fisik : Buku Ukuran Sedang 15.5 x 23 cm, hardcover,1028 hlm
Penerbit : Pustaka Azzam

Sesungguhnya, Hati manusia perlu dibiasakan dengan ibadah kepada Allah, baik di majelis ilmu dan dzikir atau di tempat-tempat sepi untuk berkhalwat kepada-Nya pada tengah malam atau pada waktu sahur (akhir malam). agar hati menjadi bersih dan senantiasa ingat kepada Tuhannya serta kembali suci seperti fitrah aslinya.

Apabila ini tidak dilakukan maka engkau tidak akan menemukan hati yang khusyu dan mata yang meneteskan air mata karena takut kepada Allah - Azza Wa Jalla-

   Buku ini memiliki manfaat besar dan salah satu obat mujarab untuk mengobati hati isinya banyak memuat kisah hamba-hamba pilihan Allah.

Pengarangnya adalah ulama besar, ahli fikih dan ahli ibadah yang zuhud. Beliau adalah Muwaffaqiddin bin Qudamah - rahimahullah- , penulis kitab Al Mughni yang menjadi rujukan terbesar madzhab Hanbali, murid dari Imam besar madzab Hambali:  Imam Abdul Qodir Al Jaelani dan Imam Ibnul jauzi - rahimakumullah-  yang sebagian ulama tidak merasa puas dalam berfatwa kecuali setelah membaca dan mengkajinya kitab-kitab nya.

Imam Ibnu Qudamah - rahimahullah- menjelaskan bahwa tujuan penulisan buku ini adalah untuk mengobati jiwanya, meneteskan air matanya dan melembutkan hatinya. Bila hatinya telah terobati maka dia dapat memfokuskan diri dalam beribadah kepada Tuhannya dan memutus segala hubungan yang menghalangi diantara dia dengan-Nya.
 Menurutnya, tidak ada yang lebih baik daripada kisah-kisah para Nabi dan Rasul serta orang-orang shalih, karena kisah-kisah mereka dapat menyebabkan hati khusyu mendengarkannya dan air mata menetes karenanya, Bahkan dia berkata, "Ternyata tidak ada yang lebih bagus dari kisah orang-orang shalih, karena ketika menyebut mereka rahmat akan turun, hati akan hidup dan kita akan mendapatkan kebahagiaan bila mcngikuti jejak mereka "

Inilah yang dilakukan oleh Imam Ibnu Qudamah. Beliau mengkaji pembahasan-pembahasan yang dapat melembutkan hatinya dalam berbagai kitab. Disamping itu, dia juga seorang imam yang telah diakui yang senantiasa melakukan kajian ilmiah sepanjang hidupnya Dia melakukan Tazkiyatun Nafs (pembersihan diri) setiap saat ketika jiwanya merasa jenuh atau hatinya tidak khusyu.

Inilah yang dilakukan seorang ulama besar sekelas Ibnu Qudamah Setelah mengumpulkan berbagai referensi, dia menjadikannya sebuah buku yang ada di hadapan kita agar kita dapat mengambil manfaatnya dan mengobati hati serta melembutkan jiwa Maka apakah kita sudah melakukannya?

Dalam buku ini banyak kisah yang rnenyentuh sampai ke relung-relung hati, karena jiwa ini lebih cenderung mendengarkan kisah-kisah dan hikayat-hikayat. Akan tetapi hati ini hanya dapat tersentuh bila pintu hati dibuka dengan niat rnendekatkan diri kepada Allah - Subhanahu Wa Ta'ala - .

Adapun kisah yang paling menyentuh adalah tentang wafatnya Rasulullah  Apabila Imam An Nasai - rahimahullah- menyusun buku khusus yang membahas tentang wafatnya Nabi yang menurut Az-Zubaidi dalam Ithaf As-Sadat Al Muttaqin buku ini sangat menyentuh hati karena dapat menyebabkan air mata menetes, membuat hati berduka dan menambah keimanan maka apa gerangan dengan buku ini yang menyebutkan kisah-kisah Rasulullah dan para Sahabatnya yang disakiti orang-orang kafir Quraisy?

Dalam buku ini disebutkan kisah Abu Bakar yang sangat lembut hatinya, kisah Umar yang sangat takut kepada Tuhannya dan sangat peduli terhadap rakyatnya, kisah Utsman yang dikepung dan dibunuh secara zhalim, kisah Ali yang cinta ilmu, zuhud dan adil, serta kisah-kisah sahabat lainnya dan para hamba Allah yang shalih yang benar-benar takut kepada-Nya.
Mereka-lah orang-orang yang hatinya bergetar ketika disebut Nama Allah, tubuhnya menggigil ketakutan ketika disebut ancaman-Nya dan matanya meneteskan air mata ketika disebut ayat-ayat dalam Kitab-Nya; seperti Khalifah Umar bin Abdul Aziz yang terkenal zuhud yang hampir tidak bisa bergerak ketika diberitahu bahwa dia telah diangkat menjadi Khalifah karena mengetahui beban dan tanggung-jawabnya yang berat, sampai dia dibantu oleh dua orang (agar dapat berdiri). Bahkan dia nyaris tidak bisa berbicara ketika kaum muslimin menunggu pidato pertamanya setelah dibaiat.

Demikianlah yang terjadi dengannya. Semua disebabkan karena dia mengetahui tanggung-jawabnya yang sangat berat. Hatinya luluh dan air matanya menetes ketika ingat keagungan sang Maha Pencipta dan perintah-Nya agar menerapkan keadilan pada manusia.

Mereka adalah tokoh besar dalam sejarah islam yang menajdi teladan dan panutan, karena mereka jadikan Al Quran dan Sunnah Rosul sebagai pedoman dalam kehidupan.

Tema buku ini adalah membahas khabar-khabar dan hikayat-hikayat yang isinya dapat melembutkan hati dan meneteskan air mata.
Kelembutan hati adalah akibat dari ketakutan kepada Allah - Subhanahu Wa Ta'ala -  sedangkan tangisan adalah pengaruh nyata yang menunjukkan kelembutan hati.

Seorang muslim yang taat dan seorang ulama sejati adalah orang yang takut kepada Allah dan meyakini kekuasaan-Nya yang besar.
 Allah - Subhanahu Wa Ta'ala -  berfirman,
"Dan begitulah adzab Tuhanmu, Apabila Dia mengadzab penduduk neeri-negeri yang berbuat zhalim. Sesungguh adzab-Nya itu adalah sangat pedih lagi keras, Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang takut kepada adzab akhirat.  Hari kiamat itu adalah suatu hari yang semua manusia dikumpulkan untuk (menghadapi)nya dan hari itu adalah suatu hari yang disaksikan (oleh segala makhluk). Dan Kami tiadalah mengundurkannya, melainkan sampai waktu yang tertentu.
 Di kala datang hari itu, tidak ada seorang pun yang berbicara, melainkan dengan izin-Nya; maka di antara mereka ada yang celaka dan ada yang berbahagia Adapun orang-orang yang celaka, maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih)" (Qs. Huud [11): 102-106)

"Rosulullah - Sholallahu Alaihi Wassalam -  pernah berkhutbah dengan khutbah yang belum pernah aku dengar sebelumnya Beliau bersabda, Seandainya kalian mengetahui apa yang aku ketahui, pasti kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis' Maka para Sahabat Rasulullah menutupi wajah mereka dan terdengar suara tangisan mereka."

Diriwayatkan dari Abdullah bin Asy-Syikhkhir - Rodliallahu Anhu -  dia berkata, "Aku mendatangi Rosulullah - Sholallahu Alaihi Wassalam -  ketika beliau shalat Saat itu kudengar perut beliau mendesis seperti (air mendidih dalam) periuk karena menangis."  [ hadits riwayat At Tirmidzi, hasan shahih ]

Abdullah bin Mas'ud - Rodliallahu Anhu - berkata, "Ilmu itu tidak dilihat dari banyaknya perkataan, tapi dilihat dari banyaknya rasa takut (kepada Allah) [ lihat : tafsir ibn katsir 3/554]

Ar-Rabi' bin Anas berkata, "Orang yang tidak takut kepada Allah bukanlah orang alim."

Malik bin Dinar berkata, "Tidak ada siksaan yang lebih besar bagi seorang hamba daripada kerasnya hati, dan tidaklah Allah Murka kepada suatu kaum kecuali Dia akan mencabut Rahmat dari hati mereka "

     Takut dan khusyu adalah konsekuensi dari ilmu yang benar. Keduanya tidak akan berpisah selamanya
Sungguh ilmu yang kita pelajari merupakan sarana untuk mencapai tujuan mulia, yaitu menggapai ridha Allah dan untuk menyebarkan agama-Nya yang agung. Apabila ulama adalah pewaris para Nabi, maka yang dimaksud adalah ulama yang berjalan di atas petunjuk para Nabi dan mengikuti manhaj mereka serta menggapai tujuan yang diridhai mereka. Bila tidak demikian maka ulama tersebut bukan pewaris para Nabi.
Akan tetapi keahlian dalam bidang ilmu tertentu terkadang menjadikan seseorang lupa terhadap niatnya yang murni dari mempelajari ilmu tersebut, sehingga yang menjadi tujuan adalah ilmu tersebut dan tidak dalam rangka mencari ridha Allah Maka tidak mengherankan bila engkau melihat seseorang mendalami masalah-masalah ilmiah, sementara yang lainnya mendalami hukum, sedangkan yang lainnya mendalami Sejarah, yang lain nya lagi mendalami ilmu nasab dan geografi, dan yang lainnya mendalami masalah-masalah cabang dalam fikih atau ilmu Qiraat atau ilmu warisan tanpa melihat tujuannya Maka wajar saja bila ilmu tersebut tidak mempengaruhi perilakunya ketika berinteraksi dengan keluarga dan masyarakatnya.

    Imam Ibnu Al Jauzi - rahimahullah-  menuturkan kondisi orang-orang yang mempelajari ilmu tanpa memahami hakekatnya. Dia mengatakan "Aku melihat mayoritas ulama sibuk mempelajari ilmu tertentu tanpa memahami hakekat dan tujuannya. Seorang Qari sibuk mempelajari riwayat dan beranggapan bahwa tujuannya hanya mempelajari bacaan tanpa merenungi keagungan Dzat yang mengucapkannya dan ancaman yang terdapat di dalamnya.Bahkan terkadang dia beranggapan bahwa menghapal Al Quran dapat melindunginya sehingga dia meremehkan dosa-dosa Padahal jika dia memahaminya justru hukuman atasnya (akibat tidak mengamalkan Al Quran) lebih kuat.

Seorang ahli hadits sibuk mengumpulkan jalur-jalur riwayat dan menghapal sanad tanpa merenungi tujuan dari hadits yang diriwayatkannya.
 Dia beranggapan bahwa dia telah menghapal hadits-hadits untuk manusia dan mengharapkan keselamatan darinya. Bahkan terkadang dia meremehkan dosa-dosa (menganggap bahwa dirinya boleh melakukan dosa) karena beranggapan bahwa apa yang telah dilakukannya dapat melindungi dirinya.

Seorang ahli fikih juga sibuk berdebat untuk mengalahkan musuhnya dengan mengkaji masalah-masalah yang dikenal dalamadzhabnya. Dia beranggapan bahwa fatwa yang dikeluarkannya untuk manusia dapat menghapus dosa-dosanya. Bahkan terkadang dia melakukan dosa-dosa karena beranggapan bahwa apa yang telah dilakukannya yaitu mendalami fikih dapat melindungi dirinya. Terkadang dia tidak menghapal Al Quran dan tidak mempelajari hadits, padahal keduanya melarang perbuatan keji baik dengan keras maupun lembut. Dan disamping kebodohannya dia juga cinta jabatan dan lebih mengutamakan menang dalam debat sehingga hatinya semakin bertambah keras.” [Shaid Al Khathir karya Ibnu Al Jauzi]

Maka bagaimana bisa orang seperti ini akan takut kepada Allah?
bagaimana bisa hatinya akan lunak dan kedua matanya meneteskan air mata?


Berkata imam Abu Al-Laits As-Samarqandi : " Adapun tanda-tanda orang yang takut kepada Allah - Subhanahu Wa Ta'ala -  adalah sebagai berikut:

Pertama Terlihat jelas lidahnya tidak mau berdusta, melakukan ghibah dan berkata-kata yang tidak perlu. Lidahnya akan senantiasa berdzikir kepada Allah, membaca Al Quran dan mengkaji ilmu.

Kedua: Dia takut dalam masalah perutnya, yakni tidak mau memasukkan ke dalam perutnya kecuali makanan yang baik dan halal. Dia hanya mau memakan makanan halal sesuai kebutuhannya.

Ketiga: Dia takut dalam masalah matanya, yakni tidak mau melihat sesuatu yang haram atau dunia dengan penglihatan yang menunjukkan kesukaan Dia hanya melihat utk dijadikan sebagai pelajaran saja.

Keempat Dia takut dalam urusan tangannya, yakni tidak mau mcnggunakan tangannya untuk sesuatu yang haram. Dia hanya mau menggunakannya untuk kctaatan kepada Allah - Subhanahu Wa Ta'ala - .

Kelima: Dia takut dalam masalah kakinya, yakni tidak mau berjalan dalam rangka bermaksiat kepada Allah - Subhanahu Wa Ta'ala -

Keenam: Dia takut dalam masalah hatinya, yakni bahwi dia akan mengeluarkan kebencian dan permusuhan serta hasud dari dalam hatinya, kemudian memasukkan ke dalamnya nasihat dan perasaan menyayangi kaum muslimin.

Ketujuh: Dia takut dalam masalah ketaatan kepada Allah - Subhanahu Wa Ta'ala -  yakni dengan menjadikan ketaatannya semata-mata ikhlas karena-Nya dan takut terhadap riya dan nifaq.

Apabila seorang hamba telah melakukan tujuh hal ini maka dia termasuk orang-orang yang digambarkan Allah dalam firman-Nya,
"Dan kehidupan akhirat itu di sisi Tuhanmu adalah bagi orang-orang yang bertakwa " (Qs. Az-Zukhruf [43]: 35)

     Ini adalah peringatan penting bagi para penuntut ilmu dan ulama. Bila mereka tidak mengamalkan ilmu yang mereka amalkan maka ia akan menjadi bencana yang akan menyebabkannya tidak memiliki kelembutan hati dan rasa takut kepada Tuhan; seperti menuntut ilmu dengan niat untuk selain Aliah, menyembunyikan ilmu, berkata atas nama Allah tanpa ilmu,  takabbur dan ujub, debat untuk mengalahkan lawan (dengan tujuan negatif), berkata bohong, fanatik terhadap hawa nafsu, ceroboh dalam mengeluarkan fatwa, iri dan dengki dan lain sebagainya.”

Wahb bin Munabbih -seorang tabiin tsiqah- berkata, "Sesungguhnya ilmu itu dapat menjadi bencana sebagaimana harta."

Seorang muslim yang menghendaki keridhaan Allah dan niat ikhlash hendaknya menuntut ilmu sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah agar ilmunya tidak rnenjadi bencana baginya pada hari Kiamat Allah lebih mengetahui apa-apa yang terpendam dalam dada.

     isi buku ini merupakan salah satu metode dakwah penting yaitu petuah dan nasihat yang digunakan oleh Rasulullah  dan para Khalifah sesudahnya serta para ulama Islam dalam khutbah-khutbah dan kajian-kajian mereka, yang secara terminilogi disebut "Perkataan benar yang melunakkan hati, mempengaruhi jiwa dan menambah keimanan dan hidayah."
    Penulis buku-buku tentang nasihat mengatakan, "Mau'izhah Hasanah (nasihat yang baik) adalah ucapan lembut dan menyentuh yang masuk ke dalam hati dengan halus dan mudah yang dapat mendinginkan hati yang panas dan melembutkan perasaan lalu memotivasinya sehingga dia merasakan spirit dakwah. Ia akan meredam pikiran yang kacau, menyelesaikan masalah-masalah sulit, menghilangkan perasaan bingung dan melenyapkan emosi. Hati yang gundah dan resah banyak yang tersadarkan dengan nasihat yang baik. Metode ini (memberikan nasihat yang baik) lebih baik daripada celaan dan kecaman."
Selain berisi petuah dan nasihat, buku ini juga berisi Metode-metode dakwah lain, seperti: teladan yang baik, tarbiyah, adil, sedekah, kisah-kisah, wasiat-wasiat, hikmah-hikmah, anjuran  dan ancaman, khutbah, pelajaran, dialog dan diskus.

Buku ini berisi semua metode dakwah yang telah disebutkan di atas. la dapat menjadi metode pendidikan yang dapat membersihkan hati dari berbagai kotoran sehingga hati akan mau menerima perintah Allah tanpa keraguan .

 

Search
Search:
Product Scroller
Information
Others
--Kontak Kami--

Telp/SMS Esia :
- 02199289242
Telp/SMS Telkomsel :
- 085216777857
Telp/SMS Mentari :
- 085883483034
- 085888884939
WhatsApp :
- 085216777857
Line :
- 085216777857
Kako Talk :
- 085216777857
We Chat :
- 085216777857
Pin BB :
- D153B1C2
Pembayaran
BSM

No. Rekening 7006157445 atas nama Rizki Fauzan H


Muamalat

No. Rekening 3060015024 atas nama Rizki Fauzan H


BNI Syariah

No. Rekening 297356865 atas nama Rizki Fauzan H


Others
Others
News
5 Juli 2018
Kiat Istiqomah Setelah Ramadan
Sobat Bukuilmu.com, “Kembali lagi melakukan puasa setelah puasa Ramadhan, itu tanda diterimanya amalan puasa Ramadhan. Karena Allah jika menerima amalan seorang hamba, Allah akan memberi taufik untuk melakukan amalan shalih setelah itu. Sebagaimana dikatakan oleh sebagian ulama, ‘Balasan dari kebaikan adalah kebaikan selanjutnya.’ detail

1 Mei 2018
Tips Menyambut Bulan Ramadhan
🕌 *Tips Menyambut Bulan Ramadhan* 🕌   Sahabat Bukuilmu.com, Tidak terasa sebentar lagi tamu agung akan datang menghampiri. Sudahkah Anda bersiap-siap untuk menyembutnya? Berikut ini beberapa tips untuk menyembut Bulan yang diberkahi ini: detail

21 April 2018
Tiga Amal di Bulan Sya’ban
Sahabat Bukuilmu.com, Sya’ban adalah bulan diangkatnya amal manusia kepada Allah Azza wa Jalla. وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ “Inilah bulan yang di dalamnya amal perbuatan manusia diangkat kepada Rabb semesta alam” (HR. An-Nasa’i dan Ahmad; Hasan) Setelah kita tahu keutamaan bulan Sya’ban, berikut ini tiga amal khusus di bulan Sya’ban yang dituntunkan melalui hadits-hadits shahih. detail

21 April 2018
Optimalkan Ibadah Di Bulan Sya’ban
Bulan Sya’ban adalah bulan yang terletak setelah bulan Rajab dan sebelum bulan Ramadhan. Bulan ini memiliki banyak keutamaan. Ada juga ibadah-ibadah yang dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada bulan ini. detail

22 Maret 2018
Ingin Pintu Rezeki Terbuka dari Langit, Lakukan 13 Amalan Ini
SERING kali kita beranggapan bahwa rezeki kita sebanding dengan apa yang kita usahakan. Sesungguhnya tidak mesti begitu. Ada banyak orang yang bisa menghidupi keluarganya di luar rumus matematika duniawi. Misalnya saja, seorang buruh tetap bisa menyekolahkan lima orang anaknya sampai perguruan tinggi. detail

22 Maret 2018
Muslim Sejati Gemar Muhasabah Diri
"Seyogyanya bagi seorang Muslim itu menyisihkan waktunya pada pagi hari dan sore hari untuk muhasabah diri” detail

22 Maret 2018
Memaknai Arti Muhasabah Diri yang Hakiki
Muhasabah adalah sesuatu hal yang perlu dan menjadikannya sebuah kebutuhan dalam tiap-tiap diri manusia, di dalam agama Islam, muhasabah sangatlah dianjurkan karena jika muhasabah bisa dijalankan dengan baik akan memberi banyak manfaat baik yang akan di dapatkan di dunia maupun diakhirat kelak. detail

» index berita
Others
Bukuilmu.com
Others
02199289242 - 085216777857 - 085883483034
© 2011 www.Bukuilmu.com - email: [rizan_1982@yahoo.com]
Jl. STM Walang Jaya No. 9 Rt. 11 Rw. 03 Tugu Selatan Koja Jakarta utara
Smile

Toko Online